Latihan IELTS Speaking dengan AI yang berperan sebagai examiner
Sudah hafal banyak contoh jawaban, tapi mendadak blank begitu harus mengucapkannya? Kamu tidak sendirian. Hal ini sering dialami peserta IELTS, mulai dari pendaftar beasiswa seperti LPDP sampai calon mahasiswa yang ingin kuliah di Australia, Inggris, atau Eropa. Tes Speaking IELTS berupa wawancara langsung dengan examiner selama 11 sampai 14 menit. Tidak ada naskah yang bisa dibaca, jadi kamu harus menjawab spontan. Kemampuan itu baru terbentuk kalau kamu sering berbicara.
Airi adalah partner AI untuk latihan speaking bahasa Inggris. Airi dibuka langsung di browser seperti Chrome atau Safari, jadi tidak ada aplikasi yang perlu diunduh. Kamu cukup menyiapkan mikrofon dan koneksi internet. Minta Airi berperan sebagai examiner, lalu jawab pertanyaan Part 1, cue card Part 2, dan diskusi Part 3 dengan suaramu sendiri. Airi membalas dengan suara, menampilkan Small fix (koreksi kecil) satu per satu, lalu lanjut ke pertanyaan berikutnya. Tidak ada yang menonton, jadi kamu bebas salah dan mengulang tanpa perlu malu.
Ada beberapa hal yang perlu kamu tahu sejak awal. Airi tidak memprediksi band, tidak menilai pronunciation, dan bukan produk resmi IELTS. Airi berbicara dalam bahasa Inggris, dan tampilan aplikasinya juga berbahasa Inggris. Perannya adalah menambah jam terbang berbicara. Padukan dengan contoh soal resmi dari IELTS, IDP, atau British Council. Kalau memungkinkan, minta juga masukan dari guru.
Contoh singkat ngobrol dengan Airi
Format resmi IELTS Speaking: tiga bagian dalam 11 sampai 14 menit
Menurut situs resmi IELTS (ielts.org), tes Speaking adalah wawancara tatap muka dengan examiner selama 11 sampai 14 menit, dan wawancaranya direkam. Formatnya sama untuk IELTS Academic dan General Training.
| Part | Durasi | Apa yang terjadi | Target saat latihan |
|---|---|---|---|
| Part 1: perkenalan dan wawancara | 4 sampai 5 menit | Examiner memperkenalkan diri, memeriksa identitasmu, lalu bertanya tentang topik sehari-hari seperti rumah, keluarga, pekerjaan, studi, atau minat. | Dua sampai tiga kalimat: jawaban, alasan, contoh. |
| Part 2: long turn (jawaban panjang) | 3 sampai 4 menit, termasuk persiapan | Kamu menerima cue card dan punya satu menit untuk membuat catatan, lalu berbicara hingga dua menit. Examiner menghentikanmu saat waktunya habis, lalu bisa menambahkan satu atau dua pertanyaan singkat. | Terus berbicara sampai dihentikan examiner. Dihentikan itu wajar, tandanya waktumu sudah habis. |
| Part 3: diskusi dua arah | 4 sampai 5 menit | Kamu dan examiner mendiskusikan topik Part 2 secara lebih umum dan abstrak. | Pendapat, alasan, lalu contoh. |
Empat kriteria penilaian IELTS Speaking dan yang dicari examiner
Menurut IELTS, keempat kriteria berikut berbobot sama, dan rata-ratanya menjadi skor Speaking-mu. Artinya, kosakata hanya seperempat dari penilaian.
| Kriteria | Yang dinilai | Contohnya dalam jawabanmu |
|---|---|---|
| Fluency and coherence (kelancaran dan keruntutan) | Kecepatan bicara yang wajar tanpa terlalu banyak ragu, ide yang runtut, dan kata penghubung yang tepat. | Kamu terus berbicara dan menyambung ide dengan "because" atau "on the other hand". |
| Lexical resource (kosakata) | Keluasan dan ketepatan kosakata, termasuk kemampuan menjelaskan dengan kata lain saat kamu tidak tahu sebuah kata. | Lupa kata "umbrella"? Katakan "the thing you use when it rains". |
| Grammatical range and accuracy (tata bahasa) | Variasi grammar dan ketepatan pemakaiannya. | Kalimat sederhana diselingi kalimat kompleks, misalnya "If I had more time, I would travel more." |
| Pronunciation (pelafalan) | Ucapan yang bisa dipahami tanpa terlalu banyak usaha. | Ucapan jelas dan tempo stabil, dengan aksenmu sendiri. |
Band descriptors resmi IELTS mencatat bahwa peserta dinilai dari rata-rata performanya di semua bagian tes. Jadi, satu jawaban yang kurang lancar tidak langsung menentukan hasil akhir. Dokumen yang sama menyebut salah satu ciri band 7: mampu terus berbicara dan memberi jawaban panjang tanpa terlihat bersusah payah. IELTS juga menyarankan agar kamu tidak menghafal jawaban, karena jawaban hafalan biasanya tidak pas dengan pertanyaan examiner.
Contoh pertanyaan IELTS Speaking Part 1, 2, dan 3
Pertanyaan berikut kami susun mengikuti gaya tiap bagian, jadi bukan soal asli. Contoh soal resmi tersedia di halaman sample test questions di ielts.org. Kolom terakhir hanya memberi awal jawaban. Lanjutkan sendiri dengan suara.
| Part | Contoh pertanyaan | Awal jawaban yang kuat |
|---|---|---|
| 1 | Do you work or are you a student? | I work as a junior accountant, but I'm planning to do a master's degree next year, so ... |
| 2 | Describe a teacher who influenced you. You should say who the teacher was, what they taught, what they were like, and explain why they influenced you. | I'd like to talk about my high school English teacher, who ... |
| 3 | Why do some students choose to study abroad? | I think there are two main reasons. The first is ... |
| 3 | Do you think technology will ever replace teachers? | I doubt it. Technology can deliver information, but ... |
Kesalahan yang sering muncul pada peserta dari Indonesia
Data performa peserta tes 2024-2025 yang dipublikasikan IELTS (ielts.org) mencatat peserta IELTS Academic asal Indonesia rata-rata meraih 7,07 di Reading dan 6,89 di Listening, tetapi 6,35 di Speaking. Artinya, rata-rata kemampuan memahami lebih kuat daripada kemampuan berbicara. Kesalahan berikut wajar, karena tata bahasa Indonesia memang berbeda dari tata bahasa Inggris.
| Yang sering terucap | Lebih tepat | Kenapa terjadi |
|---|---|---|
| I live in Bandung since 2019. | I've lived in Bandung since 2019. | "Since" butuh present perfect. Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah menurut waktu, jadi bentuk ini sering terlewat. |
| I am agree with that. | I agree with that. | "Agree" sudah kata kerja, jadi tidak perlu "am". Banyak pelajar terbiasa membuka kalimat dengan "I am", sehingga "am" ikut terucap. |
| Although it is expensive, but many people still buy it. | Although it is expensive, many people still buy it. | Terjemahan langsung dari "walaupun ..., tetapi ...". Dalam bahasa Inggris, cukup pakai salah satunya. |
| I want to take S2 in Australia. | I want to do a master's degree in Australia. | Istilah S1 dan S2 tidak dikenal dalam bahasa Inggris. Pakai "bachelor's degree" dan "master's degree". |
Ada tiga kebiasaan lain yang perlu diperhatikan:
- Jawaban terlalu pendek. "Yes, I like it." lalu diam. Tambahkan alasan dan contoh.
- Pembuka hafalan. "In this modern era ..." terdengar seperti hafalan. Langsung saja jawab pertanyaannya.
- Diam lama karena takut salah. IELTS menyarankan peserta melatih cara mengulur waktu sebelum menjawab supaya sempat berpikir. Ucapkan "Let me think for a second", lalu lanjutkan. Kalau sadar ada yang salah, mengoreksi diri sendiri juga tidak apa-apa.
Cara latihan tiap part dengan Airi sebagai examiner
Tes aslinya berlangsung 11 sampai 14 menit, sedangkan 600 kredit gratis saat mendaftar cukup untuk sekitar delapan menit percakapan. Jadi, latih satu part per sesi dengan permintaan berikut:
- Part 1: "Be an IELTS examiner. Ask me five Part 1 questions about my hometown and my job, one at a time." Jawab dengan pola jawaban, alasan, contoh.
- Part 2: "Give me a Part 2 cue card and wait while I make notes." Pasang timer sendiri: satu menit untuk catatan, dua menit untuk berbicara.
- Part 3: "Ask me three Part 3 questions on the same topic, and challenge my opinions." Sampaikan pendapat, alasan, lalu contoh.
- Setiap kali Small fix muncul, ucapkan ulang kalimat yang benar sebelum menjawab pertanyaan berikutnya.
- Besoknya, ulangi cue card yang sama. Airi mengingat topik terakhirmu, jadi kamu bisa langsung melanjutkan.
Satu catatan penting: Airi tidak memprediksi band dan tidak memberi skor apa pun. Yang kamu latih di sini adalah kebiasaan menjawab spontan dengan suara. Kalau ingin tahu perkiraan band, minta guru IELTS menilai jawabanmu.
Tips supaya latihanmu maksimal
Jawab, beri alasan, beri contoh
Di Part 1, jangan berhenti di satu kalimat. Sebutkan jawabanmu, tambahkan alasannya, lalu tutup dengan satu contoh singkat. Dua sampai tiga kalimat sudah cukup.
Latih Part 2 dengan timer
Pakai timer di ponsel dan ikuti waktu tes aslinya: satu menit untuk membuat catatan, lalu berbicara sampai dua menit. Usahakan tidak berhenti sebelum waktunya habis.
Ucapkan ulang setiap koreksi
Saat Small fix muncul, ucapkan kalimat yang benar satu kali sebelum lanjut. Besoknya, ulangi topik yang sama dan perhatikan apakah kesalahan itu masih muncul.
Mulai ngomong hari ini
600 kredit pertamamu gratis, tanpa kartu kredit. Masuk, lalu mulai obrolan pertamamu dengan Airi.
Mulai gratis dengan GoogleAiri berbicara dalam bahasa Inggris dan tampilan aplikasinya juga berbahasa Inggris. Memang itu tujuannya: kamu berlatih langsung dalam bahasa yang sedang kamu pelajari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Airi bisa memprediksi band IELTS Speaking saya?
Apakah latihan IELTS Speaking dengan Airi gratis?
Apakah Airi dan tampilan aplikasinya berbahasa Indonesia?
Apakah Airi mengikuti format IELTS Speaking yang asli?
Aksen Indonesia saya masih kental. Apakah itu mengurangi nilai?
Bisakah cara ini dipakai untuk latihan TOEFL iBT Speaking?
Terakhir diperbarui: